PUISI NOVEL CERPEN

Tuesday, June 13, 2017

PULANGLAH

malam yang indah ya......! kembali lagi d sini.....! bukan indah jika kita lihat dari cuaca malam ini. sepanjang perjalanan dari rumah kami selalu diguyur hujan yang cukup deras, langkah kaki yang sangat ringan dikarenakan basah oleh air hujan, barang bawaan yang semakim bertambah berat oleh rendaman air hujan membuat badan semakin berat namun itu akan seberapa. semangat- semangat...... sedikit lagi kita akan sampai....! teriakku menyemangati teman teman yang semakin lama semakin lelah dengan kondisi jalan yang semakin licin dan ditambah lagi dengan menanjaknya jalur membuat tenaga semakin terkuras.bukan mendaki namanya jika jalanannya datar bukan? lapangan itunamanya hahahaaaa......! sungguh sebuah lelucon yang sangat lazim untuk menghilangkan penat yang menghujam seluruh tubuh.

sepanjang perjalanan semuanya akan terkagum kagum dengan sekian indahnya pemandangan yang terhampar dari balik gunung ini, namun keindahan yang begitu menawan tak dapat dengan mudah kita nikmati, tapakan kaki satu demi satu nuga aan mengiringi keindahan yang kita nikmati  berikutnya, satu hal yang tak dapat diteps oleh setiap pendaki adalah setiap langkah yang di ayuhkannya sangat berharga bla dilakukan dengan sunggu sunggu hingga setiap detail keindahan yang diberikan sang pencipta menjadi sebuah keindahan yang begitu luarbiasa namun tak setiap makluk ciptaannya dapat menikmati keindahan tersebut. sebut saja mereka yang takmemiliki kemampuan untuk memijakkan kaki ketempat ini, mana mungkin bisa menikmati keindahan it. bukan hal yang penting untuk kita sombongkan namun sebuah hal yang sangat penting untuk kita tarik sebuah kesimpulan yang sangat indah dalam setiap jalan kehidupan, apapun itu semua yang melakukannya akan menyadari bahwa betapa kecilnya kita yang berjalan di dunua yang fana ini dari seluruh ciptaan Tuhan, rasa syukur yang terucap dari dalam kalbu kita, yang dapat kita ungkapkan dengan se indah indahnya bahkan seiklas iklasnya pun takkan mampu membuat hati sang pencipta menjadi senang jika itu pikiran manusia biasa seperti kita.

bukan kah kita akan melakukan banyak perjalanan yang selalu menantang dalam setiap sisi kehidupan kita, terkadang kita akan jatuh kemudian berusaha sekuat tenaga untuk dapat bangkit kembal, terkadang juga kita tela mengapai puncak kemudian kita takmau melihat apa yang sudah kita lewati untuk menggapainya, bahkan kita telah melupakan bahwa seeorang mungkin juga sedang berjuang seperti kita untuk menggapai pincak itu.

malam ini sampai pada pos terakhir untuk keudian mendirikan tenda lalu merilekskan badan kemudian mengakhiri petualangan hari ini dengan petualangan yang sangat penting demi bekal esok meneruskan menuju puncak tertinggi, saat seerti inilah akan muncul sebuah pikiran bahwa saya ternyata bisa dan saya ternyata mampu, bukan hanya sekedar berusaha yang saya butuhkan dalam menjalaninya namun dengan segala tekad dan semangat yang selalu stabil dalam menjalani tapak demi setapak jalan yang penuh dengan tantangan ini akan membuat diriku sampai pada titik ini, sungguh sebuah perjaanan hidup yang kemudian mengakibatkan seluruh badan akan mencapai batas yang tak kita ketahui sebelumnya, kemampuan yang sebenarnya telah tertanam dalam setiap insan yang diciptakan di muka bumi ini, namun kadang kemampuan yang kita miliki ini terkadang tak mau mencobanya sehingga kita tak pernah memiliki kemampuan yang seperti itu.

hujan semakin deras setelah tenda selesai di dirikan, memaksa kami untuk membuat tenda saling berdempet dan memasang sebuah atap yang lebih bsar di antaranya, ini untuk memudahkan kami mengerjakan makan malam yang sementara akan kami persiapkan, kehidupannyata yang tak semua orang dapat miliki itu seerti sedang diuji oleh alam, dimana engkau tak dapat meminta pada orang lain untuk membantumu kemudian memaksamu memutar otak dalam mempertahankan nyawamu sendiri dan kemudian mempertahankan diri orang lain juga agar kalian tetap bersama, memang bukan hal sulit jika hanya diri sendri namun akan sangat tak manusiawi jika kita hanya memikirkan diri sendiri dan kemudian orang yang bersama kita takpernah kita hiraukan, itu bukan lagi hal yang lasim untuk kita bagikan saat ini bukan...! ke egoisan seseorang yang kemudian akan menyusahkan dirinya sendiri atau dapat dikatakan sebagai seorang yang sangat egois, atau ujung yang paling buruknya adalah di cap sebagai seorang pembunuh..... itu sudah kelewatan bukan.

kekompakan dalam sebuah tim dalam sebuah perjalanan akan membuat kita sama sama menikmati perjalanan dan itu akan membuat kita sangat bersemangat jika keseluruhan tim kita telah kembali dengan selamat. hujan semakin deras dan kini kami hanya berinteraksi antara satu tenda dengan tenda yang lain, sungguh gerakan yang sangat terbatas, bukan berarti jika keluar dari jalur akan membuatmu langsung selesai namun, kamu takkan mau bila nantinya ingin istirahat di dalam tenda dengan pakaian basah bukan, pakaian yang kita kenakan saat ni haruslah tetap dalam keadaan kering dan tak boleh lagi  basa, jika keinginanmu malam nanti untuk beristirahat dengan sedikit kenyamanan.

selanjutnya akan sangat menantang, ya apalagi kalau buka berusaha untuk memejamkan mata dan kemudian mengistirahatkan mata di balik gelapnya malam di iringi dengan sunyinyi dan derasnya air hujan ditambah dengan dinginya suhu udara yang semakin menuduk kedalam tulang. masu ke dalam seeping bag adalah pilihan paling tepat untuk mendapatkan sebuah kehangatan yang kemudian bisa membuatmu terlelap, persoalan yang tak ingin engkau dapatkan berikutnya yaitu dipaksa keluar dari dalam tenda kemudian buang air, itu sebuah hal yang akan sangat engkau beci ketika keadaan seperti itu telah datang, bagai mana tidak,  dalam keadaan badan yang sudah sangat lelah ditambah dengan kehangatan yang sudah mulai terkumpul membuatmu akan semakin betah dan tak ingin bergeak lagi


ke esokan harinya kami bangun dengan tenaga yang sedah sedikit pulih dengan istirahat yang singkat semalam, berusaha mengumpulkan kembali semangat yang tercecer dalam tidur kemudian bergegas keluar dari dalam tenda, sambil menyembunyikan tangan dalamsaku agar tetap angat kemudian menuju puncak dengan angkah yang pasti, itu adalah waktu yang pas untuk naik ke atas, dimana cuaca mentari telah mualai menampakkan wajahnya dan kemudian membuat semangat semakin membara ketika pemandangan yang lebih menawan kembali di suguhkan oleh sang pncipta di depan pelupuk mat, sungguh luar biasa ciptaan Tuhan, bkan hanya syukur yang harus kita berikan ketika seperti itu, namun juga memuja dan membanggakan Tuhan sebagi sang pencipta segala keindahan itu adalah sebuah hal yang sangt pantas.

agin di atas sni sangat kencang dan begitu dingin, namun bukan itu yang membuat semangat hilang, keindahan dan pesona sang mentari yang menyinarinya sangat sanggup bagkan lebih dari sanggup untuk membuatmu takjub dan terpaku melihat keindahan ini, dungguh ciptaan yang sangat anggun, takkan ada tandingannya dengan keindahan lainnya, ika dibaning dengan penari seksi yang berantraksi di atas panggung dengan segala kemolekan tubuhnya dan kemudan di iringi dengan musik yang sangt memukau maka pemandangan kali ini sangatlah jauh lebih indah dari itu,

saya bukan pendaki bahkan bukan juga seorang penulis namun coretan di sini sangat manusiawi jika mendapatkan kritik dan saran yang mendalam dari pembaca, itu bukan masalah dari saya.aku akan meresponya sesuai kemampuanku.

selesai dengan ini kami akan beranjak pulang, namun di atas sini aku takkan pernah merasa bosan, tak terhitung hingga saat ini aku telah mendatangi empat ini namun aku masi saja merinduannya, bukan rasa bosan yang aku dapatkan kembali darisana namun sebuah asa penasaran yang kemudian mengndangku untuk kembali dan kembali lagi, iulah yang membuat para pendaki seolah kecanduan dengan alam bahkan puncak ketinggian dikarenakan setiap mendatanginya hamparan pemandangan dan alam yang selau berubah bahkan takpernah sama ketika datang kesekian kalinya.

terbuai dengan alam memang sangat mengasyikkan namun harusnya kita lebih enghargai kehidupan jika kembali dari sana. bukannya memikirkan masa depan namun seorang biksu pernah menjawab seuah pertanyaan yang membuatku merasa lucu sendiri ketika mendengarnya....! prtanyaannya seperti ini...! dan saya harap anda mau juga menjawab pertanyaan ini untuk diri anda sendiri...! di bawa juga akan saya terahkan jawaban saya...!

ini pertanyaannya." apa yang paling lucu menurut anda di dunia ini.....?

jawaban saya yaitu : TUHAN....! mengapa Tuhan ia..... bukan kah lucu jika seorang yang selalu melakukan kesalahan dan kesalahn itu berulang ulang dilakukannya namun tetap saja Tuhan mengampuninya, posisikan diri kita pada tempat itu maka engkau akan merasa konyol sendiri. itu yang menurutku paling lucu. bukan saya mau menghina namun jika berfikir secara manusiawai bukan membedakan kita dengan tuhan maka hal itu sangatlah mustahil bagi kita, namun beda dengan sisi di mana Tuhan menjadi sebagai sang pencipta, itu tidak akan sampai pada akal kita sebagai manusia.

jawaban seorang biksu adalah : MANUSIA.... ! mengapa karena " manusia selalu mengumpulkan uang dan kekayaan dengan susahpaya, bahkan ia akan mengorbankan hidupnya demi mendapatkan sebuah kekayaan yang pad akhirnya ia tak dapat nikmati, dikarenakan uang dan kekayaan yang ia telah kumpulkan itu ia kembali habiskan untu kesehatannya.....! itu bukan konyol atau bodoh beda tipis sih.....!  maaf jika sedikit mengurangi atau menambahkan, saya hanya memahami jawabannya bukan menghafal jadi taksemuanya teringat.

dan jawaban ANDA sendiri apa?
silahkan coment di bawah.....!
APA YANG PALING LUCU MENURUT ANDA DI DUNIA INI.....?
Post a Comment