PUISI NOVEL CERPEN

Thursday, March 23, 2017

CERPEN

AYAH YANG HILANG

Suatu ketika sebuah keluarga yang bahagia, hidup mereka berkecukupan, mereka memiliki banyak harta dan juga perushaan yang sangat besar.Mereka hidup sangat bahagia, setiap hari minggu mereka menyempatkan pergi ke gereja bersama sama, hidup mereka selalu dalam ajaran Tuhan, dan bahkan tidak pernah jauh dari ajaranNya. Pada sutu ketik ayah sebagai kepala keluarga pergi keluar kota untuk mengurus perusahaan cabang mereka yang sedang dalam pengembangan.Sang ayah dalam perjalanannya merencanakan akan kembali ketika akhir pekan untk memyempatkan waktu berkumpul dengan keluarganya seperti biasa, namun saat dalam perjalanan pulangnya, mobilnya tertabrak sebuah mobil kontainer yang membuat rimsek bagian samping mobil yang ia tumpangi. Keluarga yang mendengar kabar itu, sontak kaget dan berduka sangat mendalam, dan dengan segala kemampuan yang mereka miliki mereka berusaha merujuk sang ayah untuk di rawat di rumah sakit yang lebih bagus.

Pada akhirnya sang ayah sembuh dari sakitnya namun kemudin ia tak bisa berjalan seperti semula, karena kakinya telah telah di amputasi, dan kini ia hanya bisa duduk diatas kursi roda. Sang ayah yang dulunya adalah orang yang terpandang dalam masyarakat kini mulai ragu dan merasa malu berinteraksi dengan masyarakat sekitar, hingga ia memilih mengurung diri dalam rumahnya dan tak mau bertemu dengan siapa siapa selain keluarganya.
Hingga pada suatu ketika sang ayah merasa sangat tersiksa dengan segala kedaan yang dia alami, jika ingin melakukan sesuatu ia tak dapat melakukannya sendiri dan harus membutuhkan bantuan orang lain, ia begitu terpukul dan mulai menyalahkan Tuhan atas cabaan yang ia alami.

Kemudian mengirim sebuah permintaan uji coba pada sebuah perusahaan biologi dan menwarkan pada mereka agar meneliti sebuah percobaan yang bisa membuat kakinya kembali.Tentu saja ia sangat mampu mendanai seluruh keuangan dari reset tersebut. ia meekrut beberapa ilmuan terbaik kemudian menjalankan misinya. ia ingin mengembalikan kakinya seperti semula.
Dengan ambisinya itu ia sangat terobsesi bahkan tak sungkan ia melakukan percobaan percobaan pada hewan uji yang kemudian mendapatkan hasil uji yang tak sesuai harapan
karena obsesinya itu dan kesibukan yang sealu ia fokuskan pada penelitiannya ia kemudian tak lagi memperhatikan kehiupannya dan telah melupakan Allah sebagai Tuhan yang memberikan sumber kehidupan itu sendiri, bahkan ia sudah tidak bertemu dan mengobrol lagi dengan keluarganya
Hingga pada suatu ketika sang ayah ini melakukan uji coba pada satu hewan uji dan kemudian masih saja jauh dari apa yang ia harapkan. kembali lagi ia merenung dan semakin terpukul dengan kedaannya. kini ia seperti orang gila bahkan jauh lebih buruk dari itu.
Pada suatu ketika ia sedang sibuk memantau para ahli yang menyiapkan pengujian berikutnya pada hewa uji di dalam laboratoriumnya. ia di datangi oleh seekor simpanse yang digunakan menguji dalam LAB itu, simpanse ini memegang sesuatu di tangannya, dan berjalan merangkak mendekatinya.Setelah begitu dekat, sang ayah kemudian menyadari keberadaan simpanse itu, namun tetap membiarkannya dan mengamati apa yang akan dilakukan simpanse itu.Saat simpanse itu bisa menggapai tangan sang ayah ia kemudin meraihnya dan dengan spontan menuntunnya pada sebuah ruangan tempat dimana simpanse itu di kurung.Sesampainya di kandang, simpanse itu memperlihatkan sesuatu yang ia pegan dan disembunyikannya tadi dan ketika ia melihatnya ternyata itu adalah sebuah kertas yang didlammnya terdapat gambar bunga mawar putih.Simpanse kemudian bergerak menjauh darinya dan kembali kedalam kandangnya, dan saat melihat gambar yang diberikan simpane itu padanya kepalanya yang begitu terobsesi dengan keinginannnya kini terusik dengan makna dari gambar tersebut, kemudian ia mencari arti dari bunga mawar puti,

Setelah mencari dari sekian buku ia kemudian mendapatkan satu penjelasan yang memaknai bunga mawar putih , yaitu hidup baru. kemudian ia merenungkan hal itu
saat merenungkan makna mawarputih itu terlintas dalam benaknya bahwa kehidupan yang ia jalani kini sangat berbeda, mengapa tidak ia mencoba hidup baru. ia kemudian tersadar dari obsesinya selama ini.Saat itu juga ia kembali kerumah dan mendapati keluarganya yang sudah sangat merindukannya selama pencariaannya, keluarga yang takpernah berhenti mendoakan dirinya dan terus berharap sang ayah akn kembali dalam keluarga mereka.
sang ayah memeluk satu persatu keluarganya dan memohon maaf kepada mereka atas apa yang ia lakukan selama ini, dia meneyesali segala obsesinya tentang kehidupan yang dahulunya bahagia dan ingin dia kembalikan. dan berkat seekor simpanse yang menyadarkannya dari obsesi itu.
sang ayah kini sadar bahwa sebenarnya Tuhan tidak mengambil satu apapun dari padanya namun hanya memberikan sedikit pelajaran dan ujian tentang ketakwaanya.
Post a Comment