PUISI NOVEL CERPEN

Friday, March 24, 2017

DRAMA

Wanita atau persahabatan

Penokohan/karakter :
Peran utama               : Rozaq
Peran pembantu         : Azni
Peran figuran             : Rudi
                                       Dinia
                                       Aden
                                       Dono
                                      Anggara


Pada satu hari asrama tempat “f” kamar f3 terdengar pembicaraan diselai chanda tawa.

Rudi : eh... Tau tidak saat ini tanggal berapakah ?

Anggara : ada apa loe tanya-tanya tanggal mang ada yang mutlak tah.. ?

Rudi : he... 3x tidak da apa-apa sih cuma’ goe dah nipis nie duit jajan nyaris ludes.

Nyahut abdul...

Azni: saat ini tanggal 21 april yo... Maka dari itu janganlah boros lantas orang itu, terus kalau
Telah gini anda tentu akan pinjam duit lagi yah ma saya...

Rudi : he... He.. Kok tau..

Aden: yah.. Bagaimana tidak akan tau, wong itu telah lantas teradisi anda bila kirimanya

Habis pinjam ke dullah..

Rudi : yah kan tidak ayah gua ubah entar bila telah kiriman, lagian dullah kan uang
Jajannya banyak.

Lantas anggara yang semula tidur bangun ikutan menyahut...

Anggara : yah bila dullah itu kan anaknya juragan bawang lantas enjoy saja kan

Dull.. Tinggal minta saja ma bokap lo tuh.

Azni: yah terima kasih ocehannya...

Serta sekian hari lantas disekolah... Bruk..... ( rozaqtidak sengaja menabrak seorang gadis yang gadis itu nyatanya yaitu dinia)

Dinia: eh anda itu bila jalur liat-liat napa sih.. Tidak punya mata yah..
Serta si rozaqcuma bengong lihat dinialagi marah pada dirinya...

Dinia: hei kak... Kok lantas bengong sih. Mang ada yang lucu tah...

Rozaq: o o o, sorry yah saya tidak sengaja, soalnya saya tadi tergesa-gesa akan ke toilet.
Maaf yah.. Maaf yah....

Dinia: maka dari itu bila jalur liat-liat napa janganlah ngelamun terus entar kesambet setan
Lo.. Kak. Ya telah saya maafkan..

Rozaq: eh btw anda itu nak mana sih... Kok saya baru saat ini simak anda disekolah ? Dinia: oh... Saya anak baru kak di sini pindahan dari smansa jombang.

Rozaq: oh anda anak baru yah di sini kenalin saya rozaqanak xii bhs, anda masuk
Dikelas mana ?

Dinia: oh.. Saya masuk di kelas kali ips. Kak maaf yah tadi marah-marah abiz kakak sih
Pke acara nabrak-nabrak semua. Sorry yah kak

Rozaq: yah tidak ayah. Oh ya nama anda siapa ?

Dinia: namaku diniakak

Rozaq: nama yang cantik sama juga dengan orangnya cantik juga...

Dinia: yeah.. Bila buat bikin orang gr kakak pinter.. Biasa saja dah kak tidak usah
Terlalu berlebih.

Rozaq: bila memang kenyataanya cantik bagaimana ?

Dinia: aduh... Kok lantas panjang gombalnya kak cukup yah soalnya diniaakan masuk
Kelas tidak enak bila dilihat anak-anak yang lain.

Rozaq: ya telah.. Good luck yah...

Dinia: assalamualaikum

Rozaq: walaikumsalam
Serta mereka masuk kedalam kelas tiap-tiap sampai bel pulang berdering mengisyaratkan kbm sudah selesai..

Rozaq: ( tersenyum sendiri didalam kamarnya )

Rozaq: di dalam hati rozaqmenyebutkan “seandainya saya dapat punya pacar layaknya dinia
Alangkah indahnya dunia ini” dibalik seluruh itu nyatanya ada dua pasang mata
Yang tengah mengintip..

Dono : eh... Des rozaqmengapa yah dari kemarin-kemarinnya dia jarang makan serta hanya
Tersenyum sediri serta ngelamun ?

Aden: barangkali dia kerasukan jin kali’atau belajar ekting teater ?

Dono : hah masa saat ini tetap yakin yang begituan, enggak lah barangkali dia lagi
Jatuh cinta kali’. Masak sih orang teater dapat jatuh cinta ?

Aden: adalah kan wong teater juga manusia. Agar tidak penasaran kita tanyakan yuk...

Dono : duar... Ayo mengapa ini kok ngelamun sendirian sembari senyun-senyum ?
Rozaq: ah.. Anda ini kaget-kagetin saya saja. Tidak ada apa-apa kok..

Aden: masak sih..

Rozaq: iya tidak ada apa-apa.

Dono : namun mengapa anda tersenyum sendirian ?lagi jatu cinta yah.....

Rozaq: anda ini bila disuruh neliti orang pinter... Kalu mang iya mengapa ayo ?

Aden: yah tidak ayah, namun raja teater sekolah kita ini jatuh cinta sama siapa yah dod ? ? Dono : sama siapa yah...

Rozaq: eh.. Kok lantas wawancara nih..
Aden: restu.. Cerita mengapa sih ma kami, barang kali kami dapat bantu anda ?

Rozaq: namun janji yah janganlah gosipin saya, soalnya saya sangat anti ma gossip apalagi
Bila hingga kedengngerran virda si-ratu gosip sekolah kita itu...

Dono : yah. ! !. Kita janji gakkan gosipin anda disekolah, mang cewek yang anda cintai
Itu siapa sih..

Rozaq: dia itu anak baru sekolah kita itu lho.. Si diniaitu...

Aden: oh.. Nak pindahan itu..

Rozaq: yah benar, namun saya malu yang akan ngungkapin perasaan ini ?

Dono : malu.. Masak sih anak teater yang telah lantas juara nasional ini malu. Mang
Anda dapat malu juga yah tu.. ( dono serta adentertawa )

Rozaq: yah dipanggung itu gampang pren namun kalu problem hati ke hati itu untuk aku
Amat berat terasa. Berraattt banget.....

Aden: ya telah saya doain saja yah.. Semoga sukses
Serta diketika malam hari di dalam kamar ada 7 anak, ada yang lagi copy paste tugas pr temanya, juga ada yang lagi baca komik.. .

Dono : hei teman-teman seluruh pada tau tidak neh ada berita baru

Azni: berita baru apa

Aden: si-raja teater sekolah kita lagi jatuh hati tuh..
Anggara : wah ama siapa tuh...

Dono : denger-denger sih......... Ama anak baru
Azni: anak baru siapa ?

Aden: diniaitu lho...

Azni: apa ! ! ! Dinia? ? ( muka azniberalih lantas marah )

Azni: eh.. Anda itu tidak tau terima kasih yah.. Udaah saya baik-baikin lantas rekan eh
Jadi akan ngambil orang yang saya sukai....

Rozaq: lho mang anda apanya dia kok lantas sewot begitu

Azni: memanglah saya bukan hanya siapa-siapanya dia namun saya lebih dulu p_d_k_t ama tuh
Anak... Enak saja anda ini..

Rozaq: terus akan anda apa ? ?Mau carok tahh...
( dengan suara tinggi sembari menunjuk-nunjuk muka azni) tanpa banyak bicara si-aznisudah menerkam pipi rozaqserta begitupun sebaliknya namun perkelahian itu bisa dihentikan oleh teman-temannya dengan dipisahkan.

Anggara : lho ini kok lantas bertengkar sih... Dikarenakan wanita kalian lantas gelap mata. Gila apa... Wanita itu banyak janganlah lantas orang bodoh dengan bertengkar kalian ini telah kelas xii semestinya dapat belajar dewasa. Ya telah ayo berdamai. Serta lupakanlah wanita itu, saat ini yang perlu kalian ingat yaitu belajar serta belajar... Supaya kalian lulus ujian kedepannya.

Rozaqserta azniselanjutnya berdamai serta bersahabat kembali.

Thursday, March 23, 2017

CERPEN

AYAH YANG HILANG

Suatu ketika sebuah keluarga yang bahagia, hidup mereka berkecukupan, mereka memiliki banyak harta dan juga perushaan yang sangat besar.Mereka hidup sangat bahagia, setiap hari minggu mereka menyempatkan pergi ke gereja bersama sama, hidup mereka selalu dalam ajaran Tuhan, dan bahkan tidak pernah jauh dari ajaranNya. Pada sutu ketik ayah sebagai kepala keluarga pergi keluar kota untuk mengurus perusahaan cabang mereka yang sedang dalam pengembangan.Sang ayah dalam perjalanannya merencanakan akan kembali ketika akhir pekan untk memyempatkan waktu berkumpul dengan keluarganya seperti biasa, namun saat dalam perjalanan pulangnya, mobilnya tertabrak sebuah mobil kontainer yang membuat rimsek bagian samping mobil yang ia tumpangi. Keluarga yang mendengar kabar itu, sontak kaget dan berduka sangat mendalam, dan dengan segala kemampuan yang mereka miliki mereka berusaha merujuk sang ayah untuk di rawat di rumah sakit yang lebih bagus.

Pada akhirnya sang ayah sembuh dari sakitnya namun kemudin ia tak bisa berjalan seperti semula, karena kakinya telah telah di amputasi, dan kini ia hanya bisa duduk diatas kursi roda. Sang ayah yang dulunya adalah orang yang terpandang dalam masyarakat kini mulai ragu dan merasa malu berinteraksi dengan masyarakat sekitar, hingga ia memilih mengurung diri dalam rumahnya dan tak mau bertemu dengan siapa siapa selain keluarganya.
Hingga pada suatu ketika sang ayah merasa sangat tersiksa dengan segala kedaan yang dia alami, jika ingin melakukan sesuatu ia tak dapat melakukannya sendiri dan harus membutuhkan bantuan orang lain, ia begitu terpukul dan mulai menyalahkan Tuhan atas cabaan yang ia alami.

Kemudian mengirim sebuah permintaan uji coba pada sebuah perusahaan biologi dan menwarkan pada mereka agar meneliti sebuah percobaan yang bisa membuat kakinya kembali.Tentu saja ia sangat mampu mendanai seluruh keuangan dari reset tersebut. ia meekrut beberapa ilmuan terbaik kemudian menjalankan misinya. ia ingin mengembalikan kakinya seperti semula.
Dengan ambisinya itu ia sangat terobsesi bahkan tak sungkan ia melakukan percobaan percobaan pada hewan uji yang kemudian mendapatkan hasil uji yang tak sesuai harapan
karena obsesinya itu dan kesibukan yang sealu ia fokuskan pada penelitiannya ia kemudian tak lagi memperhatikan kehiupannya dan telah melupakan Allah sebagai Tuhan yang memberikan sumber kehidupan itu sendiri, bahkan ia sudah tidak bertemu dan mengobrol lagi dengan keluarganya
Hingga pada suatu ketika sang ayah ini melakukan uji coba pada satu hewan uji dan kemudian masih saja jauh dari apa yang ia harapkan. kembali lagi ia merenung dan semakin terpukul dengan kedaannya. kini ia seperti orang gila bahkan jauh lebih buruk dari itu.
Pada suatu ketika ia sedang sibuk memantau para ahli yang menyiapkan pengujian berikutnya pada hewa uji di dalam laboratoriumnya. ia di datangi oleh seekor simpanse yang digunakan menguji dalam LAB itu, simpanse ini memegang sesuatu di tangannya, dan berjalan merangkak mendekatinya.Setelah begitu dekat, sang ayah kemudian menyadari keberadaan simpanse itu, namun tetap membiarkannya dan mengamati apa yang akan dilakukan simpanse itu.Saat simpanse itu bisa menggapai tangan sang ayah ia kemudin meraihnya dan dengan spontan menuntunnya pada sebuah ruangan tempat dimana simpanse itu di kurung.Sesampainya di kandang, simpanse itu memperlihatkan sesuatu yang ia pegan dan disembunyikannya tadi dan ketika ia melihatnya ternyata itu adalah sebuah kertas yang didlammnya terdapat gambar bunga mawar putih.Simpanse kemudian bergerak menjauh darinya dan kembali kedalam kandangnya, dan saat melihat gambar yang diberikan simpane itu padanya kepalanya yang begitu terobsesi dengan keinginannnya kini terusik dengan makna dari gambar tersebut, kemudian ia mencari arti dari bunga mawar puti,

Setelah mencari dari sekian buku ia kemudian mendapatkan satu penjelasan yang memaknai bunga mawar putih , yaitu hidup baru. kemudian ia merenungkan hal itu
saat merenungkan makna mawarputih itu terlintas dalam benaknya bahwa kehidupan yang ia jalani kini sangat berbeda, mengapa tidak ia mencoba hidup baru. ia kemudian tersadar dari obsesinya selama ini.Saat itu juga ia kembali kerumah dan mendapati keluarganya yang sudah sangat merindukannya selama pencariaannya, keluarga yang takpernah berhenti mendoakan dirinya dan terus berharap sang ayah akn kembali dalam keluarga mereka.
sang ayah memeluk satu persatu keluarganya dan memohon maaf kepada mereka atas apa yang ia lakukan selama ini, dia meneyesali segala obsesinya tentang kehidupan yang dahulunya bahagia dan ingin dia kembalikan. dan berkat seekor simpanse yang menyadarkannya dari obsesi itu.
sang ayah kini sadar bahwa sebenarnya Tuhan tidak mengambil satu apapun dari padanya namun hanya memberikan sedikit pelajaran dan ujian tentang ketakwaanya.

Wednesday, March 22, 2017

CERPEN

KETULUSAN CINTA


    Suatu ketika seorang pemuda bernama Boby yang tinggal di sebuah kos kosan, ia di sana tinggal sendirian, hanya beberapa teman kos yang sering mnemaninya setiap hari jika ia tidak pergi ke tempat bekerja atau saat sedang libur.
   Pada suatu pagi ia sangat heran ketika bangun pagi dan hendak mandi, ia menemukan sepucuk surat yang terselip  di bawa pintu kamarnya. bukan keberadaan suratnya yang mengagetkan Boby namun karena surat yang tertuju padanya itu adalah surat permintaan untuk bekenalan. 
  
 Boby pun bertanya tanya dlam hati, siapa dinar ini aku belum pernah bertemu dengannya namun ia memita berkenalan denganku, dan dalam suratnya ia juga belum mengenalku, sungguh sebua kejadian yang aneh. lalu mengapa ia tau namaku, darimana ia tau alamatku.
       
Setelah berfikir beberapa saat Boby yang masi mencari cari dan menebak nebak wajah Dinar ,memutuskan untuk membalas surat Dinar. DI kemudian dinar juga membalas surat boby, sampai saat itu mereka semakin akrab, dalam surat mereka mulai mencurahkan isi hati dan bahkan saling mengagumi walaupun mereka belum pernah bertemu.
    
 Sebuah kisah cinta mulai bersemi di antara mereka . Hingga pada suatu ketika dalam suratnya  Boby  minta dikirimi foto, tapi gadis itu menolaknya. Menurut dia, kalau memang Boby benar-benar mencintainya, tidak menjadi soal bagaimana paras mukanya, penampilan bahkan bentuk tubuhnya.
  
  Boby yang tadinya meragu dengan balasan suratnya yang takdapat dipenuhi oleh Dinar, namu dia kini mencoba mengerti dan ia mulai menerimah keadaan itu  dengan tanggapan dan pikiran positif
   
   Setelah satu tahun berlalu mereka  mereka yang hanya berkomunikasi lewat surat,  mengutarakan isi hati masing masing lewat secarik kertas kemudian memutuskan untuk bertemu disebuah taman di pusat kota  dengan tanda bahwa Dinar akan menyelipkan mawar ke bajunya. dan kemudian mereka menyepakati waktu yang pas untuk pertemuan mereka.
       
    Waktu yang ditentukan tiba, dan boby dengan hati berdegup mulai mencari-cari gadis dengan bunga mawar. Dalam pencariannya itu, ia bertemu dengan seorang gadis yang luar biasa cantik. gadis ini parasnya sangatlah menawan tubuhnya begitu tinggi dan kakinya begitu jenjang, sayup matanya suga sangat meneduhkan hati.
      
   Boby mulai berjalan beriringan dengannya beberapa waktu lamanya ketika gadis itu bertanya, “Anda ke jurusan sama seperti saya?”. Boby pun tersadar dan memandagi gadis di sampingnya itu Hanya sayang, gadis itu tidak memakai mawar merah.  perasaannya juga sedikit kecewa ketika itu, namun tujuannya adalah cinta sejatinya kini, bukanlah wanita cantik yang tak ia kenal itu.

    Dan ketika ia sedikit menoleh ke belakang, ia melihat seorang wanita dengan bunga mawar merah berjalan di belakang gadis itu.
Wanita itu jauh diatas 40 tahun. Terlalu gemuk untuk ukuran wanita. Parasnya pun sangat biasa. Sangat berbeda jauh dengan gadis cantik tadi. Boby sedikit bimbang. Ia ingin mengikuti gadis cantik tadi, tapi hatinya sudah terlanjur melekat dengan tulisan-tulisan lembut dinar. Ia lebih memilih hati daripada mencintai paras dan penampilan luar.

    Akhirnya ia putuskan untuk menyatakan diri kepada wanita gemuk itu. “Saya Boby dan Anda pasti Dinar. Saya sangat senang bertemu dengan Anda dan kalau tidak keberatan saya mengundang Anda untuk makan malam

    Dengan penuh ketegasan dan rasa rindu di hati ia menyatakan keinginnaya, perasnnya lah yang mengambil alih dirinya kin bukan lagi mata atau penglihatannya. ketulusan yang dimilikinya menghapuskan semua, dan menunjukkan kehendak hatinya.

    Pada saat ia menyatakan keinginan dan persaan senangnya bertemu dengan dinar kini  ” Wanita itu tersenyum, “ dan mulai berkat: Saya tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi, Tetapi gadis cantik di depan saya tadi membujuk saya untuk memakai bunga mawar ini, Dan katanya, kalau Anda mengundang saya untuk makan malam, saya harus mengatakan kepada Anda bahwa ia sedang menunggu Anda di restoran besar di depan sana. Katanya, ini semacam ujian hati untuk sebuah cinta dan ketulusan!”

    Dengan perasaan bahagia Boby yang awalnya sangat kagum dengan gadis canti yang berpapasan dengannya tadi, ternyata sedng mengujinya, dan kini gadis itu menunggunya . cinta sejati itu memang selalu mnguji kita kapan saj dan bahkan kita tidak tau kapan kita akan menemukannya, namun satu hal yang sangat penting bagi Boby yaitu cinta bukanlah soal fisik semata, cinta bukanlah soal paras semta , cinta bukanlah soal kecantikan dn ketampanan namun cinta adalah ketulusan hati menerima segala kelebihan dan kekurangan yang pasangan kita miliki


Sunday, March 19, 2017

CERPEN


IBARAT PENJUAL IKAN

     Hari begitu panas saat itu, rein menyekah keringatnya yang meleleh di dahi, ubun ubunnya serasa mendidih siang ini. terik matahari kota makassar sangat menyengat, dua bulan terakhir hujan sudah takpernah turun lagi, membuat udara kota sangat panas ketika siang, ditambah matahari yang bersinar dengan teriknya sepanjang hari seakan takkan berujung. musim kemarau ini entah kapan akan berhenti.

      Rein menuju ke pakiran kampus yang berjarak sekitar dua ratus meter dari tempat ia berada, dengan keadaan terpaksa karena ia harus pulang saat ini.
dalam keadaan perut kosong dan panas menderah seperti ini tentunya akan membuat seorang akan malas melakukan kegitan apapun.

     Melangkah gontai ke arah parkiran, dengan lemas ia memutar motor kesayangannya kemudian mempersiapkan diri untuk berangkat kembali ke rumah, hari ini sangat melelahkan dan begitu menguras tenaga.

     Malam perjlanan pulang ia menyempatkan diri berhenti pada sebuah kios penjual minuman di tepi jalan yang menggoda setiap pengendara yang lewat dengan minuman dingin yang menyegarkan. dipajang di dalam lemari pendingin yang tembus pandang cukup membuat tenggorokan Rein memberontak dan memaksanya berhenti disana mengambil sebotol minuman kemudian dia teguk perlahan, oohhhhh sungguh kesegaran yang luarbiasa bagaikan kekeringan yang ditetesi setetes embun menghilankan sealah kegerahan pada seluruh tubuh.

      Setelah beberapa saant ia berteduh dari terik matahari disana ia kemudian memutuskan perjalanan pulangnya yang masih setengah perjalanan, jarak kampus dengan tempat tinggalnya kini  memang cukup jauh  butuh sekitar tiga puluh menit untuk sapai dirumah. Dia beranjak dari tempat duduknya kemudian berjalan kerah motornya. Tiba tiba ia dikecutkan oleh seorang peempuan yang belum pernah bertemu dengannya sebelumnya,perempuan itu kemudian meminta berkenalan dengannya.

Hai kak.... kenalin namaku Ria, kakak namanya siapa? sambil mengulurkan tangan.

      Rein yang masih diselimuti dengan perasaan yang takmengerti dan tanpa ia sadri akan diajak berkenalan oleh seorang perempuan seperti itu di tengah jalan di kta besar seperti ini. dalm pikirannya itu sangatlah aneh.

maaf kita bicara pada saya? dengan nada ragu ia beranikan diri untuk memastikan bahwa perempuan itu memang mengajaknya berkenalan.

Ia kak masa siapa lagi, memang sama motor ?
dengan tingkah sedikit canggung namun lugas Ria menjawabnya.

oohhh.... nama saya Rein. Ada apayah? dengan nada masih ragu ia kemudian menyambut tangan Ria dan menyabat tangannya.

      Tidak kok kak saya sering lihat kak, saya sudah sering lihat kakak di didekat kampus saaya yang dekat tempat tinggal kakak, tapi saya tidak pernah sempat brkenalan.
Ria juga seorang mahasiswi yang kampusnya kebetulan dekat dengan tempat rein tinggal bersama saudara saudaranya selama ia menuntut ilmu di kota ini.
wajah Ria begitu manis, cukup membuat orang di hadapannya kagum bahkan terpesona dengan paras dan gestur tubuh yang ia miliki.

Oh begitu ya, tapi sa tidak terlalu memperhatikan kamu selama ini ! jawab Rein antusias.

      Merka kemudian pindah ke depan enjual minuman lagi, mencoba melindungi diri dari panas matahahri ibu kota yang sangat menyengat kini, sambil memlanjutkan perkenalan mereka yang begitu intens, bahkan dalam waktu singkat mereka sudah saling bertukar nomor HP.

      Setelah beberapa saat mengobrol panjang lebar, dan cukup membuat merka saling mengenal satu dengan yang lain. rein mencobah menayakan kemana tujuan Ria saat ini.

kamu mau kemana sebenarnya? tanya Rein dengan nada datar.
Ria pun juga menyimak pertanyaan Rein yang tiba tiba menyadarkannya dari kesyikannya bercerita bersama saat itu.
Oh ia kak astagaaa. saya hampir lupa saya ada kuliah jam dua siang ini, astaga saya akan terlammbat!

       Dengan terkaget sambil melihat jam tangannya yang mungil resemat dilengannya yang lembut itu, jam menujuk pukul 13.35. jarak ke kampusnya jika di tempuh dari tempatnya sekarang akan memakan waktu sekitar tiga puluh menit itupun jika jalan tidak dalam keadaan macet.

      Dan memang suasana kota makassar akhir akhir ini sangt rumit, beberapa masalah seperti kemacetan pelebaran jalan, begal dan masih banyak lagi masalah lainnya seperti sangat sulit bagi pemerintah kota, hal ini juga mnjad salah satu pekerjaan rumah terbesar pemimpin kotah berikutnya jika terpilih nanti.Paracalon pemimpin kota sat ini sedang gencr gencarnya menlakukan kampanye, dan sosialisasi pada masyarakat kota agar memilih merka di pemilihan nanti, dsambil mengumbar janji dan rancangan serta iming iming bagi masyarakat kota jika mereka terpilih nantinya. tak jarang juga merka tuun ke jalan berarak di jalan jalan besar ibu kota, sampai mereka malah membuat kenacetan dengan cara mereka itu. hal yang aneh yaaa?

     Melihat Ria yang seakan panik mengingat waktunya takkan cukup, dan sampai di kampus tepat waktu, lalu ia menawarkan mengantar ria menuju kampusnya yang kebeulan searah dengan dia yang menujuh pulang.
setlah setuju Ria pun mengikuti saran dari Rein merekapun bersama menaiki motor menuju kampusnya, sambil berharap dengan pilihannya itu dia bisa sampai tepat waktu di kampusnya.

      Waktu nenujukkan pukul 13.45 ketika ria sampai di depan kampusnya, ia sampai lima belas menit lebih awal dari waktu masuk kuliahnya, dan dengan perasaan senag ia kemudian turun dari motor dan mengucapkan terimakasih pada Rein yang telah  menolongnya kini.

Maksi banyak ya kak... saya pasti terlambat kalau tidak dibonceng oleh kaka. sekalilagi makasi kak.

     Kemudian membalikkan badan masuk kedalam kampusnya setelah elambaikan tangan pada Rein`
namun hanya teppaku melihat perempuan yang baru ia kenal naik keatas motornya dan kini ia turun dari motornya lagi dan sebentar lagi akan terbenam di balik tembok kampusnya, rein seoalah ollah terpaku menatap gadis cantik itu berlalu dari pandangannya kini.

      Beberpa saat Rein terpaku di sana, kemudian tersadar ketika ria benar benar lenyap di balik tembok kampusnya. kemudian rein mngendarai motornya ke arah rumahnya yang tak jauh lagi dari gerbang kampus itu, Rein kuliah di salah satu akademi maritim  di kota makssar ini dan Ria kuliah di salah satu universitas swasta di kota yang sama.

     Setelah perkenalan mereka yang singkat itu, hubungan mereka semakin hari semakin membaik, bahkan mereka sangat akrab satu dngan yang lain.
rumah Rein yang berada tak jauh dari kampus Ria memudahkan mereka untuk bertemu setiap hari, mereka berteman begitu dekat kini, bahkan di selah selah kuliahnya , Ria yang kadang memiliki waktu luang kadang berkunjung ke rumah Rein dan ia juga mulai akrab dengan teman teman sekamar Rein bahkan mereak kini sangat akrab.

     Namun suatu ketika setelah selesai jam kuliah Ria memutskan berkunjug ke rumah Rein, sesampainya di sana seperti biasanya, mereka saling bercanda dan melakukan kegiatan kegiatan seperti layaknya seorang teman yang bertamu ke rumah. biasa saja. hingga sampai pada sore hari teman Rein yang bernama Ery datang juga ke rumah Rein, Ia kemudian berkenlan dengan Ria, mereka kemudian ngobrol banyak saat itu dan sampai lupa waku sudah hampir malam, saking asiknya mereka bercanda dan mengobrol panjang lebar.

     Kemudian Ria meminta Rein mengantarkannya pulang, karena hari uuga sudah malam dan tidak enak jika seorang teman perempuan naik angkutan umum sendirian malam malam, maka Rein mengantarkannya pulang.

    Di awal ereka berangkat Rein santai santai saja, motornya dipacu dibawa kecepatan rata rata, itu juga ia lakukan setiap ia mengantar ria pulng sekaligus mengambil waktu untuk ngobrol dengan Ria yang akhir akhir ini membuat peasaannya begitu berbunga bung, bahkan ia mulai menyimpan perasaan khusus padanya kini, Rein menyukai, Ria, ia mengaguminya.

     Maka sampailah mereka pada lorong menuju rumah Ria, lorong itu jalannannya berlubang, kerikil bertebaran kesana kemari dan membuat para pengendara motor maupun mobil harus berhati hati dan memicu kendaraan mereka dengan kecepatan rendah.

kak Rein..! yang tadi itu teman kak Rein ya?
saat itu Ria menayakan teman Rein yang tadi datang dirumahnya

Ya dia Ery teman baikku! kenapa memang? selidik Rein
 ah tidak kak, teman kakak bai juga ya...! ucap Ria mengagumi Ery
ooooo.....! jawab Rein datar.

Kak Ery sudah punya pacar belum kak? Ria kembali bertanya, dan pertanyaannya kini mengusik perasaan Rein yang diam diam memendam perasaan pada Ria.

Belum kayaknya ! jawab Rein jujur, namun hatinya tak iklas melkukan hal itu, sehingga membuatnya menerka nerka dalam hati.
Apakah Ria suka pada Ery ?

 Sampaikan Salamku sam dia ya kak! suara Ria kini dari belakang terdengar  jelas dan membuat telinga Rein seakan terbakar dengan permintaaan salam itu, ia sangat kecewa pada Ria,

Ia nanti sa sampaikan! jawab Rein seadanya.

Laju motor yang tadinya dibawa rata rata bahkan sangat lambat menyusuri lorong jalan kini berubah menjadi lebih cepat seiring bertambah kecewanya Rein pada perempun yang ada di belakangnya kini.
Ia mengendari motornya seakan penjual ikan yang takut ikannya kan bususk dan taklaku nantinya untuk di jual. dan Ria yang di belakang sempat memintanya memperlambatnya dan mengeluh padanya namun ia tak hiraukan lagi.
sepanjang jalan berlubang itu ia memacu motornya dengan cepa sambil bergumam dalam hati, haaa..... selama ini saya yang berussaha mendekatimu, setelah kau datang dan berkenalan padaku danternyaa kau hanya suka pada teman baikku. kau malu mendekatinya kemudian mencoba berkenalan dengan aku untuk mendekatinya.

sungguh itu sangat tak dapat rein terimah dengan lapang dada, dia sangat kecewa.

TAMAT..........

cerita ini saya tulis dari kisah teman saya yang kebetulan curhat dengan kami teman temannya yang lain.

tokoh dalam cerita di atas bukan nama yang sebenarnya, sengaja di saarkan demi privasi masing masing, serta pertemanan kami kedepannya.

ceritanya sangat lucu loh kalau didengarkan langsung dari orang yang sebenarnya, namun mungkin oleh saya malah jadi sebuah cerita yang berakhir dengan kekecewaan dan sakit hati. tapi sebenarnya teman saya baik baik saja kok. dia juga kini sudah iklas

buat temanku yang tak disebutkan namanya, terimakasih sudah memberikan ijin untuk menuliskan kisa ini menjadi sebuah cerpen

Friday, March 17, 2017

MOTIVASI



Masi bertanya ?
Hahaaa.... itu memang penting dalam prosesnya kita sebagai manusia...!
Terkadang proses yg kita lalui takkan sejalan dengan polah pikir kita , bahkan akan sangat melelahkan kita bagi tubuh kita!
Akan tetapi itulah proses yang kita harus lalui.... kesabaran dan ketekunanlah yg sangat dibutuhkan dalam sebuah proses!
Suatu saat aku berharap proses apapun yang akan dilalui kedepannya itu akan membuat hal yg lebih baik lagi bagi diri dan orang lain...!

MOTIVASI


Tak berwujud dan terhingga dalam bentuk apapun yang terjadi,terkadang hinggap lalu pergi lagi. 
Sepenggal hidup akan selalu begitu ada yang baru dan ada yang lama, ada yang pergi dan ada yang datang, ada hujan dan ada kemarau, ada dingin dan ada panas semua silih berganti hingga kita tak mampu mengikuti jejaknya yang sekan selalu menggiring kita pada sebuah pusaran yang kemudian menelan kita pada suatu saat , namun kita pasti sadar hal itu tentu akan terjadi, ada saat kita dilahirkan dan akan ada saat kita akan berpulang, semua akan terjadi entah kapan pusaran itu akan menelan kita itu takkan pernah kita tau , maka akan lebih indah jika kita menghadapi hal yang Tak mungkin kita lawan dengan segala senyum dan semangat yang tetap penuh.

MOTIVASI






Banyak hal yang ingin kita lakukan, dan terkadang juga kita sudah memulainya, 


namun di tengah perjalanan semangat kita malah menurun dan seakan lelah sendiri dengan hal itu.
Mari lanjutkan apa yang telah kita mulai, dan katakan tidak untuk menyerah pada saat keberhasilan mulai berada di depan

CERPEN

     
KETULUSAN HATI , CINTA YANG SEJATI


 Suatu ketika seorang pemudah memutuskan untuk pergi mncari kehidupan baru,
ia kemudian pergi ke negri orang, merantau dan menempuh hidup baru di tempat tujuannya.ia kemudian meminta restu kepada orang tuahnya, kemudian ia berangkat merantau di negri orang`

       Ia kemudian berjalan melewati banyak negri. berjalan jauh melintasi bagai macam kehidupan cobaan bahkan godaan . dan sampailah ia pada sebuah negri yang begitu banyak orang yang sangat ramah dan baik hati dan takmemandang latar belakang seseorang, ia kmudian sangat tertarik dan menetap disana.

        Dia kemudian memutuskan menuntut ilmu pada sebuah perguruan di tepat itu, setiap hari belajar dan menuntut ilmu disana, dan pada sustu ketika ia berjalan menuju tempat ia menuntut ilmu, lalu ia bertemu dengan seorang gadis, parasnya sangat teduh dan begitu menyenangkan. gadis yang sangat cantik menurutnya.

       Kemudian merka berkenalan dan berteman.seiring berjalannya waktu mereka semakin akrab dan tak sungkan lagi bertegur sapa ketika bertemu bahkan sangat  dekat sehingga orang yang baru saja melihat tingkah merka akan menyangkah bahwa mereka memiliki perasaan yag berbedah.

       Namun nadin memiliki pikiran yang sangat sederhana terhadap hubungan pertemanan atara dirinya dengan dony, dia mengangap hubungan mereka hanya sebatas berteman saja, dan dia sangat menghargai dony sebangai sahabatnya sebagai seorang yang sangat baik dan perhatian padanya.
dan dia pun selalu memposisikan dirinya secara wajar dalam berteman dengan dony.
     
      Dony memiliki banyak teman laki laki baik itu di perguruannya, dan juga di dalam masyarakat, ia dikenal banyak orang dalam masyarakat dikarenakan ia sangat pandai bergaul dan begitu santun kepada semua orang yang dia jumpai.etikat baiknya lah itu juga yang membuat orang orang segan dan hormat padanya.

     suatu ketika dony mengadakan acara ulang tahun di rumah yang ia tempati tinggal dan mengundang semua teman temannya, diundangnya juga nadin datang pada acaranya itu. acara harinya sangat meriah, mereka bersenang senag semalaman suntuk, namun ketika subuh datang nadin meminta dony engantarnya pulang.

dalam perjalanan pulang mereka bercerita panjang lebbar, tentang pengalaman merka masing masing.
dony menceritakan pengalamannya hingga bisa sampai pada, daerah dimana ia berada sekarang. sampailah mereka pada topik dimana mereka membicarakan perasaan masing masing, nadin kemudian menayakan seorang sahabat dony, nadin kemudian mengutarakan kekagumannya padateman dony itu.

namun dony ternyata juga diam diam menyimpan perasaan pada nadin selama ini, dony juga sangat mngagumi nadinbahkan sampai saat itu ia sangat mencintai nadin dengan tulus, namun dia selama ini tak ingin merusak persahabataannya degan nadin dan dia menyimpan dalam daalam perasaan itu didalam hatinya. sepanjang perjalanan dony memacu motornya dengan kecpatan yang tak wajar, dan akhirnya mereka sampai di rumah nadin. dengan perasaan seribu kecewa dony kembali dari rumah nadin tanpa sepata kata pun dikarenakan kekecewaannya pada nadin yag tak membalas perasaannya selma ini.


pada saat itu nadin tidak tahu tentang perasaan dony padanya, dia hanya menganggap dony sebagai teman akrabnya. nadin takpernah punya prasaan khusus pada dony. namun tingkah dony setelah kejadian semaalam sangat berubah dan tak seperti dahulu lagi, hingga seuatu ketika dony tau bahwa kini nadin kini pacaran sengan sahabatnya itu, perasan dony sangat terpukul dan iasangat putus asah dengan berita itu.

dony kini tak menghiraukan lagi nadin, biarun nadin masih perhatian padanya namun doni menjaga jarak denganya, dony takmau lagi merespon perhatian dari nadin bahkan telfon dan sms dari nadin. spertiya ia membiarkan kekecewaan membelenggu hatinya dan  justru membuatnya mulai membenci nadin.

hingga suatu hari ia mendengar kabar bahwa nadin sakit dan  penyakitnya sangat perah, ia di fonis penyaki yang mematikan. dony kembali terpukul dan sangat menyesali pbuatan dan tindakannya kepada nadin. ia sangat terpukul dengan perasaan bersalahnya kini.

dengan penyesalan itu ia menuju rumah sakit tempat ndin di rawa, sesampainya di sana ia melihat nadin tergolek lemah di atas ranjang perawatan, 
nadin mengetahui kedatangan dony saat itu, nadin yang tergolek lemah memandangnya dengan mata berkaca kaca.
dony bergerak mendekati nadin, ia berada di samping tempat tidur nadin dan kini nadin meraih tangannya yang gemetaran dengan usaha yang sekian berat nadin akhirnya bisa meraih tangan dony dan ia mulai berkata`

kau begitu baik bagiku, aku tak sanggup melihatmu kecewa dan hancur seperti ini.
aku juga takut menyakiti hatimu, aku sangat menakutkan segala hal yang dapat membuatmu kecewa. aku tau dengan keadaan ku saat ini kau takkan bahagia denganku, jika kita bersama, kita tidak akan bersama dony. walaupun sebesr apapun perasaan yang aku miliki padamu itu takkan sanggup untuk menggatikan penyesalanku jika membiarkanmu berharap pada diriku yang sisa hidupnya tinggal menghitung hari kini.

nadin dengan suara terbata bata mengungkapkan erasaannya tang sesungguhnya kepada donny. dia sebenrnya menyukai donny sejak mereka pertama mereka bertemu, namun karena penyakit ya g ia derita itu ia membunuh perasaannya kepada dony, dan mecoba membatasi diri dengan hanya berteman dengannya. namun perasaan itu mala semakin hari semakin bertumbuh bahkan tak bisa ia atasi lagi, dan akhirnya pada saat mereka pulang dari pesta ulngtahun dony di malam itu ia menemukan cara untuk menjauhkan dony darinya, ya itu ia mencoba mendekati di dan menyatakan kekagmannya padasahabat donny. ;bahkan ia encoba menipu dony dengan membuat dirinya dan sahabatnya pacarn, padahal itu ia telah rencanakan setelah menceritakan tentang dirinya pada teman dony itu. mereka kemudian sepakat untuk menyusun rencana agar dony bisa melupakan prasananya pada nadin.

dengan rencana itu nadin berharapitu akn memudahkan dony melupakannya kelak jika ia pergi, namun perasaan takkan bisa di bohongi sampai kapan pun ketulusan takkan bisa dikalahkan oleh kebohongan.

setelah menjelaskan itu nadin kemudian perlahan menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang, dimana tangannya masih tergenggam dengan erat oleh dony yang kini mulai meneteskan air mata.


TAMAT....... 

Thursday, March 16, 2017

Dongeng

HAL BERBUAT BAIK

Seorang profesor di sebuah universitas ternama, sedang melakukan penelitian.
Kali ini ia melakukan percobaan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Apa yang ia teliti saat ini menjadi penentu karir dan kehidupannya kedepan.

Dalam laboratorium tempat ia bekerja, melakukan percobaan setiap hari  , ia di temani seekor kucing yang sangat pemalas, namun sang profesor sangat sayang padanya.
Ada juga seekor kelinci yang sangat lincah dan selalu agresif, dan juga ada seekor lebah yang setiap hari berada dalam kotak pemeliharaan mereka.

Mereka adalah hewan uji untuk penelitian sang profesor setiap hari.
Karena mereka setiap hari di ujian beberapa formula maka mereka sangat tau dan selalu percaya pada profesor apa yang menjadi tujuan dari profesor.

Suatu hari profesor mengujinya hasil penelitiannya kepada masing masing hewan peliharaannya itu.
Namun sebelum mengujinya profesor berjanji ke mereka bahwa ini adalah uji coba yang terakhir kepada mereka, dan memberikan mereka masing masing satu permintaan yang akan dikabulkan sang profesor dari mereka.

Ketika di tanyakan ke masing masing hewan penguji, mereka sangat antusias dan memikirkan dengan baik apa yang mereka akan minta.
Kini profesor memberikan mereka kesempatan ,engemukaan keinginan masing masing.
Kucing yang selalu malas dan tidak mei melakukan kegiatan apapun, kerjanya hanya tidur dan ingin selalu dimana oleh profesor meminta agar dalam hidupnya ke depan ia selalu diperhatikan oleh sang profesor, dia ingin selalu bersamanya apaan yang akan terjadi. Selalu menjadi pendamping sang profesor.

Profesor memehami keinginan kucing, kemudian mencatatkan dalam buku hariannya.

Kini giliran kelinci untuk mengemukakan keinginannya.
Sang kelinci yang selama hidup bersama profesor selalu lincah dalam membantu profesor setiap harinya, dan dia juga sangat menyayangi sang profesor memohon agar diberikan kekuatan yang lebih dalam melakukan tugasnya sebagai teman dekat profesor. Dia sangat ingin membantunya lebih dari seekor hewan uji bagi sang profesor.

Profesor juga memahami keinginan sang kelinci, kemudian ia mencatat keinginan kelinci itu dalam buku hariannya.

Tiba giliran sang lebah, yang selama dalam hidupnya bersama profesor juga turut membantu profesor dalam meneliti. Ia sangat santai dan tak pernah mempermasalahkan apa yang ia lakukan dalam kehidupannya.
Lebah diminta mengungkapkan keinginannya.

Aku ingin membantu manusia kedepannya secara langsung dan ingin selalu memberikan yang terbaik bagi mereka. Aku ingin melakukan tugas yang secara langsung dapat bermanfaat ke semua manusia dan dunia ini. Itulah keinginanku, sang lebah menjawab dengan lugas dan santai.

Sang profesor juga sangat mengerti apa yang di inginkan sang lebah. Dan mencatat keinginan itu dalam buku hariannya.

Maka tiba lah saatnya sang profesor melakukan eksperimen yang telah dia pelajari dan teliti selama bertahun tahun,  eksperimen yang akan membuat hidupnya menjadi seorang ilmuwan yang baik dan bermanfaat .

Sang profesor kemudian memberikan tugas padamasing masing dari hewan percoabbannya.

Kucing diberikan tugas sebagai hewan uji di sebuah lumbung padi, di sana ia ditugaskan menjaga lumbung dari serangan tikus tikus ganas yang akan merusak se isi lumbung itu.
Kemudian sang profesor akan datang menjenguknya setiap satu kali dalam seminggu, dan meminta laporan darinya.

Kelinci di berikan tugas di sebuah taman bermain anak anak. Ia di tempatkan dalam kandang yang sangat mewah dan menjadi hiburan bagi anak anak pengunjung taman bermain itu.
Profesor juga akan meminta laporannya setiap seminggu sekali.

Sang lebah ditugaskan hanya terbang bebas dan mencari makanan sendiri di luar laboratorium.  Dan di minta kembali setiap minggu melaporkannya pada profesor apa yang telah ia lakukan.

Kemudian setelah pemberian tigas itu selesai, mereka lalu berangkat,

Sang kucing di larang membawa bekal apapun, sang kelinci di minta menjaga sikap pada anak anak, dan sang lebah dilarang menyengat manusia atau apapun jika ia tidak ddalam keadaan terancam nyawanya.
Itu pesan terakhir dari profesor sebelum mereka berangkat.

Setelah seminggu penugasan itu selesai, profesor meminta laporan dari mereka.
Kucing melaporkan bahwa ia telah membunuh tiga ekor tikus selama penguasanya, namun karena lapar ia lalu memejamkan tikus itu, dan karena memakannya ia dapat bertahan pada penugasan itu.
Tidak ada yang spesial dari tugas ini.
Profesor menyimak laporannya dan kemudian memberi semangat padanya. Setelah selesai dengan kucing ia beralih pada kelinci yang berada di sebuah taman.
Sang profesor meminta laporannya.
Aku setiap hari hanya bermain dan makan makanan yang dibawa si anak anak dan mereka sangat senang ketika sedang memberiku makan.
Tidak ada yang spesial dari tugas ini.
Profesor tersenyum padanya dan memberi ia semangat.

Kemudian profesor meminta laporan dari sang lebah.
Aku hanya terbang setiap hari,  menghisap madu dari bunga bunga pohon yang ada.
Tidak ada yang spesial dalam penugasan ini.
Profesor lau tersenyum dan memberinya semangat.

Setelah beberapa bulan para hewan uji melakukan tugas mereka masing masing, dan sudah sangat ,menikmati tugas yang mereka lakukan, bahkan saat ini mereka tidak lagi berfikir bahwa mereka adalah hewan uji dari seorang profesor.

Tibalah saatnya profesor bertanya kepada mereka.
Kucing apakah engkau senang berada di disini?
Ya tentu aku senang , yang kulakukan setiap hari hanya santai, tidur dan berburu sedikit lalu menikmati makan. Aku bahagia di sini.

Profesor sangat puas kali ini. Ia kemudian bertanya lagi.
Apakah ini yang kau inginkan dalam hidupmu?
Tentu aku takkan menolak jika di tugaskan terus menerus di sini, atau bahkan selamanya.
Profesor mengijinkan hal itu terjadi. Membiarkan kucing disana selama ia mau.
Profesor puas dengan hewan uji danjasilnya kali ini. Itu semua sesuai dengan harapannya.

Setelah kucing profesor  pun kini pindah dan bertanya pada sang kelinci.
Apa kamu suka berada di sini ?
Ia tuan tentu aku sangat suka . Aku berharap bisa di sini terus dan menghibur anak anak setiap harinya. 
Apakah ini yang kamu inginkan dalam hidupmu? Tanya profesor lagi.
Ya tentu aku akan sangat bahagia jika aku disini setiap hari bahkan seumur hidupku.

Profesor sangat bangga padanya, dan ia pun mengijinkan nya disana selama yang ia mau. Semua sesuai dengan harapannya.

Setelah dari dua hewan ujinya, profesor kembali menanyakan pada sang lebah yang adalah hewan uji terakhirnya.
Ia menemui sang lebah dan bertanya pada lebah.
Apa kamu suka Dengan tugas ini?
Sebenarnya aku suka namun tidak ada yang menarik dari tugas ini, tidak ada yang menantang,  bahkan sepertinya tak ada yang berguna dari tugasku ini.
Profesor hanya tersenyum menjelaskan kepada lebah.
Hey temanku, yang kau lakukan saat ini itu adalah tugas yang sangat mulia, tugas yang sangat bermanfaat, dan sangat baik dalam hidup manusia..
Lebah tidak mengerti ucapan profesor dan ia bersikeras apa Yang ditugaskan padanya sangat tidak bermanfaat.

Profesor kemudian menjelaskan lagi padanya, memberikan pemahaman pada sang lebah.

Sahabatku, kau sangat mulia dalam tugas ini, bagai mana mungkin tidak berguna,  kau stiap hari membantu penyerbukan bunga bunga pohon, yang akan menjadi buah. Buah itu adalah sumber makanan, sumber benih dan sumber kehidupan bagi seluruh isi bumi ini, tugasku sangat berguna sahabatku.

Lebah kini memahami tugasnya itu dan sangat bangga dengan apa yang secara tidak sadar apa yang ia lakukan selama ini, apa yang ia inginkan dalam hidupnya, apa yang ia damba dambakan dalam hidupnya adalah hal kecil yang sangat berdampak besar dan secara tak sadar ia lakukan dalam kesehariannya.

Kemudian sang lebah kini mengajukan permintaan kepada profesor.
Boleh ka saya melakukan hal ini setiap saat bahkan seumur hidup saya ?
Profesor tersenyum puas dengan keinginan sang lebah.
Tentu sahabatku, kau juga bukan hanya memperbaiki dan memberikan sumber kehidupan bagi dunia ini, kau juga dalam mengumpulkan nektar itu mengolahnya menjadi madu Yang memiliki berjuta juta manfaat untuk manusia.  Kau sangat mulia kawanku.  Mana mungkin aku tidak membiarkan lelakukan hal itu!

Dengan perasaan bangga dan sangat puas dengan apa yang ia lakukan dengan percobaan dan penelitiannya kali ini, profesor melangkah dengan santai kembalikan rumahnya.

Dalam hal ini profesor menyimpulkan bahwa.
Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan itu adakah hal yang mulia,  namun alangkah bahagianya kita jika melakukan kebaikan itu terus menerus dan seakan akan kita sudah tidak menyadari bahwa kebaikan yang kita lakukan itu bukan lagi kebaikan melainkan kebiasaan.. jangan berhenti berbuat baik.

Dongeng

DALANA
(Dalam bahasa toraja) artinya si licik


Di sebuah desa hiduplah seorang pemuda bernama dalana ia adalah pemuda yang cerdas, berwibawa dan sangat karismatik dalana sangat tampan parasnya.
Namun dikarenakan kelebihannya itu ia tidak mencerminkan sikap yang baik, ia pemuda yang sangat malas, dia hanya berkeliling kampung setiap hari, tidur dan jalan kesana kemari.

Suatu ketika di desa itu seluruh warga yang msuk kedalam hutan, hendak membuka lahan. Para warga bergotong royong melakukan pembukaan lahan baru, pada musim tahan nanti mereka hendak menanam jagung pada lahan baru yang mereka buka.
Disana mereka bekerja sangat keras Setiap hari, membersihkan rumput dan semah semak.

Hak ini juga diketahui oleh dalana, namun karena ia dalah pemuda yang malas dan kelakuannya tak baik maka masyarakat sekitar tidak menghiraukan dia. Tidak ada yang mau bekerja sama dengannya.

Kemudian dalana berfikir, ia memutar otaknya,  mencari cara agar ia juga dapat hasil yang akan ia dapat nantinya.
Ia kemudian mendapatkan caranya.
Dia berkeliling pada setiap lahan yang akan di buka oleh masyarakat.
Kemudian mendahuluinya di depan.

Ia tidak membuka lahan, itu sangat tidak mungkin ia lakukan, apalagi Ia juga sangat malas melakukan hal tersebut.
Ia hanya menandai pohon pohon besar dalam hutan Yang akan digunakan oleh masyarakat. Kemudian ia mengumumkan bahwa pohon kayu yang ada dalm lahan mereka tidak boleh mereka tebang, karena itu adalah kayunya.

Para masyarakat hanya tertawa dan memenuhi permintaannya, yang menurut ,ereka juga cukup masuk akal.
Pohon itu tidak akan mengganggu tanaman jagung kita nantinya, pohonnya kan tinggi dan jagung akan subur tumbuh dibawanya.

Jadi seluruh masyarakat di desa itu tidak menebang pohon besar yang telah ditandai dan menjadi milik dalana secara pribadi.
Pohon itu hendak dibuat menjadi bahan bangunan nantinya. Itu penjelasan yang dalana berikan kepada mereka.

Setelah beberapa bulan berjeripayah masyarakat telah selesai mengerjakan bagian pembukaan lahan. Kemudian tiba saatnya mereka menanam jagung di lahan mereka, masyarakat melakukan ritual adat yang sangat dipengan erat dalam desa itu, upacara adat sebelum menanam di sawah maupun ladang, meminra pertolongan sang maha kuasa agar diberi hari dan cuaca yang bai, kesuburan dan dijauhkan dari segala hama penyakit. Kemudian setelah ritual itu selesai masyarakat kembali turun ke ladang mereka kemudian menanam secara gotong royong, sehingga pekerjaan mereka sangat lah cepat dan selesai tepat waktu.

Dalana pada saat itu hanya diam di rumah, sesekali ia jalan jalan berkeliling melihat para masyarakat desa yang sedang menanam di lahan mereka. Masyarakat Yang melihat kelakuannya sangat sedih, mencibir bahkan menghiananya, ada juga yang menertawakannya.

Hei kau pemalas jika ladang kami berhasil nanti dan engkau tidak memiliki makanan jangan harap kau akan mendapat belas kasihan dari kami. Kau sangat malas, pekerjaanmu hanya berkeliling, menghitung pohon yang kau bangga banggakan itu. Nanti juga kau akan makan batang pohon itu.

Dalana hanya tersenyum manis kepada mereka, ia melanjutkan menghitung pohon pohon Yang telah ia tandai, cukup banyak juga pohon ini, nanti aku akan panenbesar. Pohon akan menghasilkan panennya dengan sendiri. Menurut perhitungannya dia akan panen lebih besar dari pada siapapun masyarakat dalam kampung itu. Entah apa yang ia rencanakan.

Beberapa lama setelah penanaman selesai penanaman masyarakat kembali turun ke lapangan mereka, membersihkan gula yang menggangu pertumbuhan jagung mereka.
Dalana hanya berkeliling menghitung pohon pohonnya,  melihat pertumbuhan pohonnya yang semakin tinggi dan semakin besar.
Pohon pohon itu merata di setiap kebun milik masyarakat kampung.

Masyarakat kembali menertawakan apa yang ia lakukan, mencaci bahkan memaki dalana.
Dia hanya tersenyum bahkan kembali menertawakan mereka.
Masyarakat kini sudah menganggap dia gila, atau kurang waras.
Namun itu lah dalana dia memiliki kecerdasannya sendiri, menyusun rencana Yang ia yakini sendiri.

Masyarakat desa memang sangat tekun dan selalu bersemangat melakukan kegiatan mereka setiap hari. Merawat dan membersihkan tanaman jagung mereka, sehingga hasil dari apa yang mereka lakukan selama ini memang memperlihatkan hasil Yang begitu memuaskan, jagung mereka tumbuh subur dan sangat besar dan tinggi tinggi.
Msatarakat pun sangat bergembira melihat tanaman jagung mereka Yang sebentar lagi akan mengeluarkan buah Yang akan berlimpah limpahan.

Namun lain juga dengan dalana yang lebih gembira lagi melihat kejadian ini, ia sptertawa melihat tingkah masyarakat desa yang bergembira itu.
Dan menghiraukan cibiran dan sindiran dari masyarakat.

Hingga tibalah suatu ketika dimana kebun jagung itu sedap mengeluarkan buah, jagung jagung masyarakat Yang sangat sehat dan tumbuh dengan sangat baik, mengeluarkan buah yang besar besar dan sekarang akan mulai berisi.

Tibalah saat dimana dalana melaksanakan rencananya, rencana yang sudah ia rancang dengan baik sebelumnya. Rencana yang ia banggakan sebelumnya sebentar lagi akan berhasil.
Dalana kemudian mengumumkan kepada seluruh masyarakat di desa itu, bahwa ia akan menebang pohonnya saat ini juga, dia kan membangun sebuah rumah besar dan lumbung besar. Sehingga ia sudah sangat membutuhkan kayu sebangai bahan bangunannya itu.

Masyarakat mengetahui hal itu, dan kemudian memanggil dalana unruk berunding.
Dalana mengikuti kemauan mereka.
Masyarakat tidak mengijinkan pohon dalam ladang jagung mereka ditebang oleh dalana saat itu, dikarenakan jika pohon itu ditebang maka akan merusak seluruh tanaman jagung mereka yang belum siap untuk di panen.Namun dalana juga tetap bersikeras akan menebang pohonnya sat itu juga, dan ia akn segera menyelesaikan rumah dan lumbung nya.

Masyarakat kemudian memohon kepadanya.

Tolong lah kapan pun kau boleh menebang pohon pohon mu namun lihatlah waktu yang lain, setelah ladang jagung kampung di panen baru engkau menebangnya. Kata masyarakat kepadanya.

Aku hanya akan menunda penebangan pohon itu jika kalian memenuhi syarat yang aku berikan !  Jawabnya dengan tegas.

Katakan apa syarat itu!
Masyarakat kemudian antusias dan m pingin tau apa syarat yang diberikan dalana.
Kalian harus memberikan 1/4 dari hasil kebun masing masing dari kalian. Dan itu jika kalian menguginkan pohonnya tidak saya tebang sebelum kalian panen.

Masyarakat kemudian berunding kembali memikirkan syarat yang diberikan dalana. Beberapa saat kemudian mereka kembali dengan persetujuan dalana tidak boleh menebang pohon yang ada dalam kebun wargq sebelum jagung mereka panen.

Dalana pun memaparkan car pembagian dari setiap masyarakat. Jika merk memiliki kebun 100 meter persegi berarti ia mendapatkan 25 meter persegi dari lahan jagung itu. Dan itu harus di setujui oleh masyarakat.

Dengan berat hari masyarakat kini mengikuti syarat yang diberikan dalana, biarpun mereka kecewa namun lebih baik2 jika kita mendapatkan sebagian dari hasil jeri payah kita selama ini daripada Tidak ada sama sekali. Itulah jalan yang mereka sepakati.
Saat itu juga dalana menuju dari setiap lahan masyarakat yang menjadi pilihannya.
Disana ada sekitar 100 orang lebih dan masing masing ,e,iliki lahan sekitar 2 hektar atau lebih, dalana yang cerdik saat itu menghitumg lahan ,miliknya dan tanpa bekerja Keras pun layaknya masyarakat lain ia juga bisa memanen jagung dipengan musim panen nanti, bahkan dialah yang  memiliki kebun jagung terbanyak dari semua masyarakat desa.

Saat panen tiba masyarakat memenuhi lumbung mereka dengan jagung, bahkan sampai 2 lumbung penug sekaligus, lain Hal dengan dalana .
Dia mampu mengisi lumbung nya dua kali lebuh banyak dari masyarakat Para umumnya, karena kecerdikannya dia memiliki rumah yang besar lumbung yang Banyak serta isinya yang begitu banyak.

Saat ini ia telah memanfaatkan pikirannya dengan baik, namun sikap seperti ini sangatlah tidak baik dijadikan contoh dalam kehidupan kita.
Apapun itu harus kita capai dengan kerja keras, bukan hanya malas malasan dan menipu orang dengan kemampuan Yang kita miliki.

TAMAT. ....

Wednesday, March 15, 2017

DONGENG

HATI YANG DENGKI

Alkisah hiduplah seekor bangau yang sangat baik hati.
dia tinggal di sebuah pohon tak jau dari sebuah danau,di danau itu ia selalu bermain etiap hari, disana juga ia menjumpai teman temannya, dan mencari makan di sana.
Di sekeliling danau itu adalah hutan yang sangat luas membentang, di dalam hutan itu hidup begitu banyak binatang lain,
Satu yang sering akrab bicara dengan sang bangun yang manis.
Mereka sangat akrab dan terkadang saling bercanda.
Mereka juga sering bermain main setiap hari.

Suatu ketika saat pagi pagi sekali.
Monyet datang hendak bermain dengan sang bangau, namun ia Tak mendapati si bangau di pohon tempat ia tinggal, kemudian ia menceritakan bangau ke danau, dan di sana ia menemukannya,
Monyet pun memanggilnya.

Bangau.... sahabatku!
Seru sang Monyet
Bangau menoleh dan tersenyum melihat teman baiknya datang, kemudian bangau terbang dari seberang danau dengan gagahnya mengarah ke tempat sang Monyet memanggil.

Hey ... ada apa kawan?
Sapa sang bangau yang telah hinggap di dahan pohon samping Monyet menunggunya.
Teman bagaimana kabarmu, apakah baik baik saja?
Tanya si Monyet !
Ia aku baik baik saja, bangau menjawab dengan nada bahagia.
Temannya ng ia sayangi masih memperhatikannya.
Mereka berbincang panjang lebar, kemudian sampai lah mereka pada cerita pengalaman masing masing.
Monyet bertanya kepada bangau.

Monyet : kawan ceritakan lah pengalaman hidupmu sebelum kita bertemu dan berteman seperti sekarang.
Bangau  : aku akan menceritakannya kepadamu tapi kamu juga harus berjanji akan cerita kepadaku pengalaman mu.
Monyet lalu menyetujui syarat yang diberikan, dan yang lebih dulu bercerita adalah sang bangau.

Bangau......
Suatu ketika setelah aku bisa terbang dan keluar dari saranku sendiri aku berkeliling terbang kesana kemari, aku sangat menikmati saat saat itu,  aku sangat bahagia ketikanitu, ketika aku belajar terbang dan akhirnya bisa.
Setelah Aku telah bisa terbang dan bahkan sudah sangat mahir, aku memutuskan untuk pergi berkeliling, mencari tempat dimana aku bisa hidup mandiri.
Saat itu aku mulai terbang dan terus terbang, melewati berbagai macam tempat yang begitu indah, begitu megah terlihat dari angkasa, aku melewati gunung lembah, hutan sawah dan laut serta banyak lagi tempat lain, dan akhirnya aku tiba pada danau ini aku berkeliling dunia hingga menemukan te,pat terima in. Disini aku sangat bahagia karena danau yang indah damai dan berlimpah makanan, danjuga aku memiliki teman sepertimu disini. Bangau menoleh ke arah Monyet dengan senyuman bahagia, Monyet terlihat menyimak.

Sekarang giliran Monyet yang bercerita.
Suatu ketika aku berkeliling di seluruh hutan ini, aku memanjat pohon kesana kemari, berpindah, melompat dengan sigap dari tangkai ke tangkai, dari dahan ke dahan, hingga aku sampai pada pinggir hutan ini, disana ada kebun para petani dan disana banyak makanan, banyak buah buahan dan mereka sangat melimpah di sana, buah yang tak terkira itu sangat lah ranum dan enak, disana aku mencoba begitu banyak buah,  dan disana sangatlah menyenangkan, suatu saat aku akn mengajakku kesana kawan, bangau pun sangat bahagia dengan janji sang Monyet

Lanjut cerita bangau melanjutkan kisahnya sedikit
Satu yang takkan pernah orang lain tau dari aku sobat, dan takkan kuceritakan pada orang lain, namun karena kau adalah kawan baikku aku akan mecertakan padamu!

Apakah itu kawan Cerita lah. ..! Monyet antusias .
Oke baik aku akan ceritakan ! Jawab bangau relax.

Aku memiliki rahasia yang sangat berharga, dimana setiap tiga bulan sekali aku akan mengalami rontok pada bulu buluku  dan saat itu aku akan sangat sedih, aku akan sangat terpukul, disitu juga aku akan bersebunyi dan menunggu sampai hari dimana bulu bulu sayapku tumbuh kembali, minggu depan itu akan mulai rontok lagi.

Jadi ..... kamu tidak bisa terbang sobat? Tanya Monyet.
Ia kawan aku takkan bisa mencari makan di danau jika tak terbang! Jelas sang bangau.
Tenang saja kawan aku akan bersamamu selalu kita akan cari solusinya bersama oke !  Monyet menenangkan sahabatnya.

Pada hari dimana bulu bulu sayap sang bangau rontok dan dia tak bisa terbang lagi, sang Monyet kawannya pun datang, menemaninya setiap  hari, melakukan kegiatan bersama.

Suatu hari Monyet datang seperti biasanya, namun Monyet saat berangkat ke tempati sang bangau tadi ia belum makan apapun sesampai di tempat tinggal sang bangau ia sangat kelaparan.
Kemudian Monyet mengeluh pada sang bangau.

Kawan aku sangat lapar...! Tidak kah kita mencari makan saja hari ini?
Tanya Monyet memelas.
Aku takkan bisa kawan, bulu sayap Masih belum tumbuh, dan aku takut keluar dari sini. Jawab sang bangau.
Tenaga saja, kau hanya menemaniku, kta ke tempat petani yang kemarin aku datangi kebunnya,  lalu kita makan disana buahnya sangat banyak......,! Goda sang Monyet.
Tapi aku takut...!
Tenang kawan kan ada aku bersamamu ! Monyet meyakinkan temanya lagi.

Mereka pun berangkat pada kebun yang dimaksudkan.
Mereka berjalan beriringan, lalu seketika muncullah pikiran lain di hati sang Monyet, ia mulai iri pada sahabatnya, ia meyimpqn perasaan yang buruk padanya.
Kemudian Monyet menyusun sebuah rencana jahat dalam pikirannya.
Lalu ia tersenyum sambil bersiul sepanjang perjalanan.

dan tibalah mereka pada tujuannya,  di kebun sang petani yang sangat banyak dan berlimpah limpahan buah dan makanan.
Monyet sangat semangat dan memanjat pohon pohon buah di sana, ia mengisi perutnya sebanyak banyaknya,  sambil berteriak ia sangat bahagia. Sang sahabat hanya menunggu di bawa saja, menemani sahabatnya mengenyangkan perut, ia menunggu dengan sabar

Hingga beberapa saat kemudian petani pemilik kebun datang, ia sadar akan keberadaan monyet dalam kebunya,.
Petani pun langsung sigap dan cepat tanggap, memburu memburu Monyet dan bangau yang mencuri buahnya.

Monyet yang sudah merencanakan hal itu berlari secepatnya setelah ia melihat petani itu datang, ia meninggalkan bangau sendirian dibawa pohon. Ia sangat bangga pada dirinya telah menjebak bangau kali ini dengan baik. Dia akan di panggang oleh petani itu. Ia akan mati hahaaaa aa. ...... siapa suru ia bisa terbang !
Monyet tertawa sangat bahagia...!

Bangau yang tinggal dibawa pohon itu, menyadari kedatangan sang petani ketika telah begitu dekat, ia mencoba lari sekuat tenaga, dan kemudian bersembunyi dalam semak semak. Sungguh nasib yang baik ia selamat kali ini. Ia mendengar teriakan dan tawa Monyet dari jauh. Mendengarkan ia menertawakan si bangau yang telah dia jebak kali ini.

Sang bangau sangat sedih saat itu, ia tidak habis fikir sahabat yang sangat ia hargai dan percayaai tega melakukan hal itu padanya.
Persahabatan mereka di hianati begitu saja oleh Monyet.
Bangau sangat kecewa, kemudian berkata NATUO OPA KITA BULUNYA KAYO SEBA (ejaan dalam bahasa toraja) * tunggu bulusayapku tumbuh monyet* . Bangau bersabar dan bersabar, ia melewati hari harinya dalam semak semak itu sampai akhirnya bulu sayapnya tumbuh kembali dan kemudian bisa terbang kembali.

Suatu ketika sang monyet kembali ke tempat itu lagi, dan bangau mengikutinya diam diam dari belakang.
Sampai pada kebun itu monyet makan sepuasnya , na,un malang nasib sang monyet ketika ia selesai makan sampai kenyang, ia berjalan pulang dan menginjak sebuah perangkap yang dipasang oleh petani yang geram, akan kelakuannya merusak pohon buahnya.

Monyet kesakitan, ia meminta tolong.
Tolong. ...... na,un tak ada yang mendengarnya, kecuali bangau yang dari tadi mengamatinya.
Bangau hinggap pada dahan dekat pmonyet terperangkap. Dan ,enegur monyet, hai kawan kenapa kau?
Dengan heran dan penuh rasa tidak percaya monyet ,elihatnya.
Namun apa daya ia terjerat , dan membutuhkan pertolongan namun dia juga malu pada bangau untuk meminta pertolongan. Ia telah menghianatinya. Ia begitu keras kepala saat ini dan tak mau bicara pada bangau.

Alhasil tak berapa lama kemudian petani datang mendapati ia teperangkap jerat, dengan penuh emosi menebas kepala sang monyet dengan parang .
Bangau yang hendak membebaskannya pu terlambat karena ia tidak mau ditolong olehnya. Naas sang monyet mati dan sang bangaupun terbang menghindari kejaran petani.

Tamat.